VISI, MISI,
TUJUAN, DAN SASARAN DARI PT.KEBAB TURKI BABA RAFI
LATAR BELAKANG KEBAB TURKI BABA RAFI
Kebab
Turki Baba Rafi adalah sebuah jaringan waralaba kebab terbesar di dunia.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 di Surabaya dan sekitar 2010-an, kantor
pusatnya di pindahkan ke Jakarta. Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi memiliki
lebih dari 1000 gerai di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Kebab
Turki Baba Rafi semakin membuktikan kiprahnya dalam dunia waralaba, dibuktikan
dengan merajalelanya warna merah dan kuning yang melekat pada outlet yang
bertuliskan KEBAB TURKI BABA RAFI ‘THE
WORLD’S BIGGEST KEBAB CHAIN’. Adalah Hendy Setiono yang memutuskan untuk
mencoba menghadirkan usaha makanan ini pada tahun 2003. Berawalkan hanya dari
satu gerobak di sudut jalan di Surabaya, Kini 1000 outlet KTBR telah menghiasi
tiga negara, Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Terinspirasi dari daerah Timur
Tengah, Qatar, makanan kebab ini dicoba disesuaikan dengan mengkombinasikan
makanan khas daerah tersebut dengan selera lidah masyarakat disekitarnya
sehingga menghasilkan rasa original yang diminati banyak orang.
Dan
sekarang, Kebab Turki Baba Rafi sedang terus melebarkan sayapnya untuk
menjangkau pasar-pasar internasional. Dengan penuh keyakinan dan terus menjaga
rasa juga kualitasnya.
- VISI
Visi
dari perusahaan Kebab Turki Baba Rafi yaitu Berusaha untuk menjadi bisnis
waralaba kebab yang terbesar, paling menguntungkan, dan yang paling berpengaruh
di dunia.
- MISI
Dan Misi
dari perusahaan Kebab Turki Baba Rafi yaitu Berusaha menjadi bisnis waralaba
kebab terbesar di dunia dengan menawarkan rasa dan kualitas produk terbaik dengan
harga yang terjangkau serta pelayanan yang memuaskan untuk para franchisee dan
pelanggan.
- TUJUAN
Kami
berusaha untuk menjadi bisnis waralaba Perusahaan Kebab Nasional Pertama dengan
sistem franchise dan jumlah gerai terbanyak di Indonesia .
- ANALISIS SWOT
1.
STRENGTHS (KEKUATAN)
- Harga yang cukup terjangkau
- Lokasi yang sangat strategis
- Banyak cita rasa dengan harga kaki lima
-
Banyak variasi pada produk, sehigga memberikan alternatif kepada konsumen
dalam memilih menu
-
Memberikan tampilan outlet yang lebih bersih dan menarik, sehingga para
konsumen tertarik untuk melihatnya
2.
WEAKNESS (KELEMAHAN)
-
Tidak adanya inovasi dari produk
-
Belum adanya surat izin resmi untuk mendirikan outlet
-
Kurangnya kedisipilinan dalam melayani konsumen
-
Lokasi parkir yang tidak luas, sehingga sulit para konsumen banyak yang datang
-
Tidak ada tempat yang nyaman untuk para konsumen
3.
OPPORTUNITY (PELUANG)
-
Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
-
Target pasar yang masih melebar luas
-
Belum banyak para pesaing dalam makanan ini
-
Meningkatnya gaya hidup terhdap para konsumen pada makanan ini
-
Lokasi yang mudah diberbagai kota besar
4.
THREATH (ANCAMAN)
-
Banyak para pesaing yang berdatangan
-
Meningkatnya harga bahan mentah
-
Banyak konsumen yang sudah mulai bosan
-
Belum ada cabang yang terbesar di kota-kota kecil
-
Banyaknya kompetitor yang gencar beriklan
ANALISIS SMART
SIMPLE
: karena perusahaan ini memiliki visi dan misi yang bagus dan memiliki mitra
yang terlatih sehingga visi dan misi dapat tercapai dengan sempurna
MEASURABLE
: karena perusahaan ini memiki perincian mengenai visi dan misi yang jelas dan dapat
diukur sehingga visi dan misi dapat tercapai
APLLICABLE
: karena perusahaan ini dapat dikatakan sukses karena mampu membuktikan dengan
berkembangnya perusahaan secara cepat dan berhasil memunculkan produk-produk baru
dan memperbanyak franchise di seluruh indonesia
RELIABLE :
Kebab memiliki mitra usaha kuliner yang banyak dan tentunya dengan mayoritas
masyarakat indonesia yang gemar kuliner akan membuat bisnis kuliner kian
menggairahkan dan pelanggan akan terlayani dengan maksimal
TIMEABLE
: dengan kemampuan, pengalaman dan hasil yang ditunjukkan oleh perusahaan maka
akan sangat optimistis tujuan dan sasaran perusahaan akan bisa tercapai dengan
sempurna
Kuesioner
internal factor analysis strategi untuk mengetahui kekuatan ( strenght )
|
Faktor
strategis
|
nilai
|
bobot
|
rating
|
Skor
|
|
Beragamnya
item menu yang tersedia
|
4
|
0.30
|
3
|
0.9
|
|
Lokasi penjualan yang
strategis
|
3
|
0.23
|
3
|
0.69
|
|
Cita rasa
yang khas timur tengah dengan harga kaki lima
|
3
|
0.23
|
3
|
0.69
|
|
Tampilan
outlet yang lebih modern dan lebih bersih
|
3
|
0.23
|
4
|
0.92
|
|
Total
|
13
|
0.99
|
9
|
3.2
|
Ukuran pembobotan ukuran
rating kekuatan :
1 = sedikit penting 1
= sedikit kuat
2 = agak penting 2
= agak kuat
3 = penting 3
= kuat
4 = sangat penting 4
= sangat kuat
Kuesioner
internal factor analysis strategi untuk mengetahui kelemahan ( weakness )
|
Faktor
strategis
|
nilai
|
Bobot
|
rating
|
Skor
|
|
Kurangnya
promosi
|
3
|
0.3
|
-2
|
-0.6
|
|
Kedisiplinan
karyawan dalam melayani pembeli
|
3
|
0.3
|
-3
|
-0.9
|
|
Tidak
adanya inovasi dari produk
|
2
|
0.2
|
-3
|
-0.6
|
|
Belum
adanya surat ijin resmi untuk mendirikan outlet
|
2
|
0.2
|
-3
|
-0.6
|
|
Produk
yang dipasarkan memiliki jangka kadaluwarsa yang pendek
|
2
|
0.2
|
-1
|
-0.2
|
|
Total
|
12
|
1.2
|
-12
|
-2.9
|
Ukuran pembobotan ukuran
rating kelemahan :
1 = sedikit penting 1
= sedikit lemah
2 = agak penting 2
= agak lemah
3 = penting 3
= lemah
4 = sangat penting 4
= sangat lemah
Kuesioner
internal factor analysis strategi untuk mengetahui peluang ( opportunity )
|
Faktor
strategis
|
nilai
|
Bobot
|
rating
|
Skor
|
|
Target
pasar yang masih terbuka lebar
|
4
|
0.3
|
3
|
0.9
|
|
Pola
hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
|
3
|
0.23
|
4
|
0.92
|
|
Promosi
yang luas menjangkau semua kalangan
|
3
|
0.23
|
3
|
0.9
|
|
Belum
banyak pesaing yang menggeluti bidang makanan ini
|
3
|
0.23
|
3
|
0.9
|
|
Total
|
13
|
0.99
|
13
|
3.26
|
Ukuran pembobotan ukuran
rating peluang :
1 = sedikit penting 1
= sedikit berpeluang
2 = agak penting 2 = agak berpeluang
3 = penting 3
= berpeluang
4 = sangat penting 4
= sangat berpeluang
Kuesioner
internal factor analysis strategi untuk mengetahui ancaman ( threath )
|
Faktor
strategis
|
nilai
|
bobot
|
rating
|
Skor
|
|
Banyak pesaing yang
bermunculan
|
4
|
0.3
|
-3
|
-0.9
|
|
Tingginya harga barang mentah
|
3
|
0.23
|
-3
|
-0.69
|
|
Konsumen yang sudah mulai
bosan
|
3
|
0.23
|
-2
|
-0.46
|
|
Belum adanya cabang yang
tersebar di pelosok kota kecil
|
3
|
0.23
|
-2
|
-0.46
|
|
Total
|
13
|
0.99
|
10
|
-2.51
|
Ukuran pembobotan ukuran
rating ancaman :
1 = sedikit penting 1
= sedikit mengancam
2 = agak penting 2
= agak mengancam
3 = penting 3
= mengancam
ANALISIS
MATRIK SWOT
•
Berdasarkan hasil-hasil
yang didapat dari análisis internal dan eksternal pada Tabel seperti dituliskan di
atas, hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut:
•
Skor Total
Kekuatan = 3.2
•
Skor Total
Kelemahan = -2.9
•
Skor Total
Peluang = 3.26
•
Skor Total
Ancaman = -2.51
•
Berpijak dari
skor total ini, maka penentuan posisi PT KEBAB TURKI BABA RAFI dapat digambar sebagai
Matrik SWOT yang dapat dilihat pada Gambar dibawah.
•
Untuk mencari
koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut:
•
Koordinat Analisis Internal Faktor Strategis
•
(Skor total Kekuatan + Skor Total Kelemahan) =
(3.2+(-2.9) = 0.3
•
Koordinat Analisis
Eksternal Faktor Strategis
•
(Skor total
Peluang + Skor Total Ancaman) =
•
( 3.26 +(-2.51)
= 0.75
•
Jadi titik koordinatnya
terletak pada (0.3 , 0.75)
|
DIAGRAM SWOT
|
|
T
|
|
O
|
( 0,3 ; 0,75 )
0,7
0,6
0,5
III 0,4 I
STABILITY
0,3 EXPANSION
Mendukung strategi 0,2 mendukung strategi
|
W
|
|
S
|
0,1
0,2 0,3 0,4
0,5
IV II
RETRENCHMENT
COMBINATION
Mendukung strategi
mendukung
strategi
Defensif
diversifikasi
Setelah diketahui titik pertemuan
diagonal-diagonal tersebut (x), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran 1
namun namun cenderung dekat pada kuadran IV sehingga perlu diadakan
penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap-tiap kuadran.
Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada
tabel berikut ini.
|
kuadran
|
Posisi
titik
|
Luas matrik
|
rangking
|
Prioritas
strategi
|
|
I
(SO)
|
(
3,2 ; 3,26 )
|
10,432
|
1
|
Growth
|
|
II
(ST)
|
(
3,2 ; -2,51 )
|
-8,032
|
3
|
Kombinasi
|
|
III
(WO)
|
(
-2,9 ; 3,26 )
|
-9,454
|
2
|
Stabilitas
|
|
IV
(WT)
|
(
-2,9 ; -2,51 )
|
7,279
|
4
|
Penciutan
|
Program-program atau strategi yang dapat direncanakan
untuk pengembangan institusi
|
|
|
|
Kondisi internal
|
|
|
|
|
|
Kekuatan
( strenght )
|
Kelemahan
(
weakness )
|
|
|
|
|
Kekuatan
1
0,92
Tampilan outlet yang lebih
modern dan lebih bersih
|
Kelemhan
1
-0,9
Kedisiplinan karyawan dalam
melayani pembeli
|
|
Kondisi exsternal
|
Peluang
(
opportunity)
|
Peluang
1
0,92
Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang
praktis
|
Memberikan
kemudahan dan pelayanan prima kepada pelanggan
|
Menjadikan perusahaan jaringan
waralaba lebih meluas lagi dan lebih ramah pelayanannya kepada masyarakat
|
|
Ancaman
(
threat )
|
Ancaman
1
-0,9
Banyak pesaing yang
bermunculan
|
Lain
tempat lain pula desain outlet dan pelanggan ataupun para pesaingnya
|
Bekerjasama
atau bermitra dengan perusahaan yang mempunyai jaringan waralaba yang luas
|
|
MATRIKS
STRATEGI UMUM
|
Matrik
Strategi Umum
|
Pertumbuhan
Pasar Tinggi
1. Peng.Pasar 1. Peng. Pasar
2. Penet.Pasar 2. Penet. Pasar
3. Peng.Produk 3. Peng.Produk
4. Integrasi horizontal 4. Integrasi kedepan
5. Penciutan bisnis 5. Integrasi kebelakang
6.
|
Persaingan Lemah
|
|
Persaingan Kuat
|
7,
Diversifi.Konsentrik
1. Penciutan bisnis 1. Divers.Konsentrik
2. Likuidasi 2. Diversi.Horisontal
3. Divers.Konsentrik 3. Diversi
Konglomerasi
4. Diversi.Horisontal 4. Usaha Patungan
5. Diversi Konglomerasi 5. Outsourching
6. Pengurangan 6. Benchmarking
Pertumbuhan Pasar Rendah
Variasi Strategi
|
Strategi Manajer Perusahaan dan
Kaitannya dengan Kuadran I
Pada
kuadran I (SO Strategi) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan
adalah memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk mendapat keuntungan
semaksimal mungkin.
Strategi
Diversifikasi Konsentrasi (Consentric Diversification Strategy)
Strategi ini dijalankan dengan
menambah produk baru yg masih terkait dengan produk yg ada saat ini dan
memiliki keterkaitan dalam kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas
bersama, ataupun jaringan pemasaran yg sama. Mengembangkan inovasi varian produk misalnya, dengan menambahkan
varian lini pembayaran menggunakan aplikasi pembayaran digital seperti
gopay
Strategi yang digunakan :
a. Memanfaatkan peluang kedepan yakni alat
pembayaran akan berevolusi menjadi serba digital
b. Perusahaan memiliki jaringan mitra yang besar
c. Menggunakan kampanye aplikasi karya anak bangsa
d. Menempatkan harga produk relatif dapat dijangkau
oleh masyarakat luas
Keterkaitan
dengan Kuadran I (SO Strategi) :
Dengan
adanya label aplikasi karya anak bangsa sebagai kekuatan inti perusahaan
dalam melakukan promosi diharapkan gojek menjadi pemimpin pasar ride
sharing di indoneia maupun di asean
|
|
Strategi Manajer Perusahaan dan
kaitannya dengan kuadran II
Pada
kuadran II (WO Strategi) strategi umum yang di lakukan oleh perusahaan
adalah dengan menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman
dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.
Penetrasi
Pasar (Market Penetration)
Strategi ini dijalankan untuk
meningkatkan market share dari produk yang ada saat ini pada pasar yang ada
saat ini melalui usaha-usaha promosi yang lebih gencar.
Melakukan
R&D untuk mengembangkan dan memperkuat sistem untuk memperluas market
share dan membangun kepercayaan konsumen
Strategi yang digunakan :
a. Meningkatkan anggaran iklan
b. Meningkatkan anggaran R&D
c. Memperbanyak sponsorship film
Keterkaitan dengan
Kuadran II :
Dengan melakukan
R&D di harapkan sistem Kebab Turki Baba Rafi semakin handal dan
terpercaya sehingga pembelinya semakin banyak sehingga bisa menyelesaikan
permasalahan yang ada di masyarakat
|
|
Strategi
Perusahaan dan Kaitannya dengan Kuadran III
Pada
kuadran III (ST Strategi) strategi umumnya yang dilakukan oleh perusahaan
dengan menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan
menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.
Strategi Integrasi
Horizontal
Strategi
ini mengarah pada strategi untuk meningkatkan kendali atas perusahaan
pesaing.
Menjaga hubungan
baik dengan pelanggan.
Strategi
yang dilakukan:
a.
Menawarkan
harga yang bersaing, misalnya pemberian diskon untuk pembelian pertama awal buka sampai jam diskon selesai
b.
Memberikan insentif kepada pelanggan untuk pembelian
tertentu misalnya
c.
Meningkatkan/mengembangkan penawaran sehingga tidak
ada gangguan pada produk sehingga pelanggan nyaman ketika pesan
Keterkaitan dengan
kuadran III (ST Strategi) :
Dengan menjaga
hubungan baik dengan pelanggan diharapkan PT Kebab Turki Baba Rafi mendapatkan
posisi khusus di masyarakat sebagai pilihan utama ketika perut lapar,
istri/pacar ngidam, camilan dll. Hubungan baik dengan pelanggan juga bisa
menjadi sarana bagi perusahaan untuk mempertahankan pangsa pasar dalam persaingan
ketat di bidang industri kreatif ride sharing
|
|
Strategi
Prusahaan dan Kaitannya dengan Kuadran IV
Pada
kuadran IV (WT Strategi) strategi umum yang dapat dilakukan perusahaan
adalah dengan meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman.
Pengurangan
(Retrechment)
Penghematan
dengan mengurangi unit produk yang kurang diminati oleh konsumen dan fokus
terhadap pengembangan produk.
Strategi
yang dilakukan:
a. Fokus pada produk yang diminati oleh konsumen
b. Terus mengembangkan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di
masyarakat
Keterkaitan dengan
kuadran IV (WT Strategi):
Dengan berfokus
pada produk yang diminati konsumen, perusahaan dapat menggunakan dana yang
ada untuk mengembangkan produk dengan inovasi-inovasi terbaru yang
diharapkan dan dapat membuka peluang yang lebih besar untuk pengembangan
produk Kebab Turki Baba Rafi
|
Strategi Bisnis Unit (Diferensiasi)
|
Strategi
Bisnis Unit (SBU)
Strategi
Bisnis Unit (SBU) yang diterapkan menciptakan produk baru yang unik dengan
harga terjangkau.
Strategi
Bisnis Unit menerapkan strategi
diversifikasi konsentris. Yaitu strategi yang dilakukan dengan menambah
produk baru yang masih terkait dengan produk yang saat ini dan memiliki
keterkaitan dalam kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun
jaringan pemasaran yang sama.
Contohnya :
Menciptakan produk
lini baru seperti Black Kebab (kebab hitam) yang memilki kualifikasi:
·
Rasa baru dan berbeda dengan kebab yang biasa
·
Hanya tersedia di otlet-otlet tertentu seperti
container kebab
·
Lebih praktis pakai aplikasi gojek supaya tidak perlu
jauh-jauh pergi ke container kebab
·
Menyediakan promo
|
Ø Menciptakan
produk berupa jasa yang
menawarkan berbagai macam lini
Ø Strategi
bisnis unit menciptakan diferensiasi melalui label karya anak bangsa
Ø Strategi
ini digunakan karena perusahaan memiliki:
-
Keterampilan dan Sumber daya Umum yang di perlukan
§ Jaringan
mitra yang luas
§ SDM bidang IT yang
mumpuni dan sudah teruji
§ Peralatan
riset dan pengembangan modern untuk mengembangkan inovasi
§ Pembagian
divisi kerja yang jelas untuk kemudahan koordinasi dan integritas.
-
Persyaratan
Organisasi Umum
§ Koordinasi
yang kuat antara fungsi-fungsi dalam riset dan pengembangan produk, dan
pemasaran.
§ Pengukuran
dan insentif yang subyektif.
§ Kemampuan
menarik tenaga yang kreatif.
Analisa Value Chain Diferensiasi
Adanya
kesesuaian antara kemampuan perusahaan untuk menciptakan keunikan yg sesuai dg
permintaan para pelanggan. Ada empat tahap :
1. Menciptakan
sebuah analisa rantai nilai
·
Tingkat
kebutuhan pelanggan
yang berbagai macam selera
·
Menyediakan
produk berupa jasa yang
sesuai dengan kebutuhan konsumen yang aman, fleksibel dengan harga terjangkau
·
Dibuat rantai
nilai yg terpisah untuk setiap kelompok pelanggan
1. Menciptakan
produk berupa jasa yang
SDM/developernya berasal dari indonesia
2. Menciptakan
berbagai varian lini jasa
2. Identifikasi faktor penentu diferensiasi
Firm Iinfrastructure
(Internal Audit, Staf Finance, PPIC,
Legal Service)
|
||||
|
Human
Resource Management
(Tes tulis amasal, HRD, Diklat)
|
||||
|
Technology
(ARD & Desain, Produk Development,
R&D)
|
||||
|
Procurement
(Purchasing)
|
||||
|
Inbound
Logistic
Gudang
penyimpanan bahan baku,supplier barang dagang (termasuk kemasan), quality
control materials (dari mitra)
|
Operations
SDM
IT, Tenaga Produksi/mitra, quality control product /mitra
|
Outbond
Logistic Distributor,
branch controller, packaging, produk display
|
Marketing and
sales
Iklan,
sponsor film, website resmi, outlet
|
Service
Pelayanan
yang baik
|
|
PRIMARY
ACTIVITY
|
||||
VALUE CHAIN PT KEBAB TURKI BABA RAFI
Analisa
value chain diatas :
Inbound
Logistic:
§ Penerimaan
bahan baku : Bahan baku diterima oleh gudang. Bahan baku diberi kode, dan
diinput di database persediaan untuk memudahkan kontrol jumlah persediaan yang
tersedia, persediaan yang habis, dan persediaan yang baru ditambah (dari mitra supplier)
§ Pengendalian
kualitas : Pengendalian kualitas dilakukan oleh departemen Quality Control
Materials. Departemen ini bertugas memastikan sistem berjalan sesuai standar yang
ditetapkan oleh perusahaan.
Operations
§ SDM IT :
Dilakukan oleh tenaga ahli yang
memiliki kualifikasi dibidang IT untuk memastikan kelancaran operasi tiap
outlet.
§ Proses
produksi : Dilakukan oleh tenaga produksi yang mengolah bahan baku sedemikian
rupa hingga menjadi produk jadi yang siap dipasarkan. Proses produksi ini
meliputi beberapa aktivitas seperti: penakaran, pencampuran, dan pengemasan.
Setelah dikemas, jumlah produk jadi tersebut diinput.(mitra supplier)
§ Pengendalian
produk : Pengendalian produk dilakukan oleh Departemen Quality Control Product.
Departemen ini bertugas memastikan bahwa jalannya sistem kebab turki sesuai dengan standar
kualitas yang sudah ditetapkan oleh
perusahaaan.
Outbond
Logistic
§ Packaging
: Pengemasan produk dengan karton-karton dan siap untuk di distribusikan ke
pasar.
§ Distributor
: Barang yang sudah di packaging, siap didistribusikan ke berbagai DC
(Distribution Centre) yang tersebar.
§ Branch
Controller : Bagian ini memegang kendali pada tiap outlet yang tersebar di
wilayahnya. Ini mempermudah kontrol terhadap jumlah produk yang dipasarkan dan
memantau jumlah produk yang tersebar.
Marketing
and Sales
Untuk mempromosikan jasanya, KEBAB TURKI
BABA RAFI sudah melakukan banyak cara seperti: iklan, sponsor film, , dll),
website resmi. Berbagai promosi ini dilakukan KEBAB TURKI BABA RAFI untuk
meyakinkan konsumen bahwa tiap jasa yang ditawarkan oleh PT.KEBAB memiliki
keamanan yang tinggi, fleksibel dan tarif yang terjangkau. Kebab turki terus
melakukan berbagai upaya seperti mensponsori amal, CSR, dan kampanye untuk
mempromosikan jasanya.
Dari analisa diatas, gojek mampu menciptakan
solusi berbagai kebutuhan dengan tingkat
keamanan yang tinggi,fleksibel dan tarif
terjangkau. Label ini yang menjadi faktor penentu diferensiasi jasa
Kebab yang tidak dimiliki oleh penyedia jasa yang sejenis.
3.
Penentu faktor-faktor kunci
§ Memiliki
banyak mitra yang berbeda lini seperti mitra supplier,
customer maupun mitra toko seperti alfamart/indomaret
§ Memiliki
tenaga ahli dibidang IT
§ Memiliki
para mitra
yang loyal dan sejalan dengan visi, dan misi perusahaan
4.
Keterkaitan antara value chain perusahaan dan pelanggan
Menciptakan nilai bagi pelanggan
meliputi :
§ Pelanggan
mendapatkan jasa antar barang,
cathering, event-event di tempat keramaian dan jasa-jasa lainnya
§ Pelanggan
mendapatkan keuntungan dengan
promo yang diberikan Kebab turki
Program KEBAB
|
GOAL
Kami berusaha untuk
menjadi bisnis waralaba perusahaan Kebab Nasional Pertama dengan sistem
franchise dan jumlah gerai terbanyak di Indonesia.
|
|
STRATEGI
Menciptakan berbagai
lini jasa untuk memberikan berbagai solusi untuk menyelesaikan berbagai
macam masalah kepada pelanggan dengan harga yang terjangkau
|
|
TAKTIK 1
PENETRASI PASAR
|
|
TAKTIK 2
PENETRASI PRODUK
|
|
Promotion
1. Sponsor film
2. kampaye produk
3. iklan/ banner
|
|
Distribution
Proses
distribusi menurut ditribution centre (DC) untuk memper mudah koordinasi sistem untuk kenyamanan pembelian
|
|
Price
Harga terjangkau
|
|
People
1. Loyal
2. Ahli di bidangnya
|
|
Place
1. Pelayanan
2. Fasilitas yg disediakan perusahaan
|
|
jasa
1. aman
2. fleksibel
3. care
|
Analisa Persaingan Pesaing Utama
|
Tabel Analisa Pesaingan jasa ride sharing (PT KEBAB TURKI
BABA RAFI)
|
Competitive Advantage
|
Competitive Advantage
|
Evaluasi Performance /
KPI Program Kerja
|
Evaluasi Perfofmance/KPI Program Kerja Fiesta
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar