Minggu, 22 Juli 2018

Manajemen Strategi PT.KEBAB TURKI INDONESIA


VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN DARI PT.KEBAB TURKI BABA RAFI
LATAR BELAKANG KEBAB TURKI BABA RAFI
Kebab Turki Baba Rafi adalah sebuah jaringan waralaba kebab terbesar di dunia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 di Surabaya dan sekitar 2010-an, kantor pusatnya di pindahkan ke Jakarta. Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi memiliki lebih dari 1000 gerai di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Kebab Turki Baba Rafi semakin membuktikan kiprahnya dalam dunia waralaba, dibuktikan dengan merajalelanya warna merah dan kuning yang melekat pada outlet yang bertuliskan KEBAB TURKI BABA RAFI ‘THE WORLD’S BIGGEST KEBAB CHAIN’. Adalah Hendy Setiono yang memutuskan untuk mencoba menghadirkan usaha makanan ini pada tahun 2003. Berawalkan hanya dari satu gerobak di sudut jalan di Surabaya, Kini 1000 outlet KTBR telah menghiasi tiga negara, Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Terinspirasi dari daerah Timur Tengah, Qatar, makanan kebab ini dicoba disesuaikan dengan mengkombinasikan makanan khas daerah tersebut dengan selera lidah masyarakat disekitarnya sehingga menghasilkan rasa original yang diminati banyak orang.
Dan sekarang, Kebab Turki Baba Rafi sedang terus melebarkan sayapnya untuk menjangkau pasar-pasar internasional. Dengan penuh keyakinan dan terus menjaga rasa juga kualitasnya.
- VISI
Visi dari perusahaan Kebab Turki Baba Rafi yaitu Berusaha untuk menjadi bisnis waralaba kebab yang terbesar, paling menguntungkan, dan yang paling berpengaruh di dunia.
- MISI
Dan Misi dari perusahaan Kebab Turki Baba Rafi yaitu Berusaha menjadi bisnis waralaba kebab terbesar di dunia dengan menawarkan rasa dan kualitas produk terbaik dengan harga yang terjangkau serta pelayanan yang memuaskan untuk para franchisee dan pelanggan.
- TUJUAN
Kami berusaha untuk menjadi bisnis waralaba Perusahaan Kebab Nasional Pertama dengan sistem franchise dan jumlah gerai terbanyak di Indonesia .
- ANALISIS SWOT
1. STRENGTHS (KEKUATAN)
  - Harga yang cukup terjangkau
 - Lokasi yang sangat strategis
 - Banyak cita rasa dengan harga kaki lima
- Banyak variasi pada produk, sehigga memberikan alternatif kepada konsumen dalam                       memilih menu
- Memberikan tampilan outlet yang lebih bersih dan menarik, sehingga para konsumen tertarik untuk melihatnya
2. WEAKNESS (KELEMAHAN)
- Tidak adanya inovasi dari produk
- Belum adanya surat izin resmi untuk mendirikan outlet
- Kurangnya kedisipilinan dalam melayani konsumen
- Lokasi parkir yang tidak luas, sehingga sulit para konsumen banyak yang datang
- Tidak ada tempat yang nyaman untuk para konsumen
3. OPPORTUNITY (PELUANG)
- Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
- Target pasar yang masih melebar luas
- Belum banyak para pesaing dalam makanan ini
- Meningkatnya gaya hidup terhdap para konsumen pada makanan ini
- Lokasi yang mudah diberbagai kota besar
4. THREATH (ANCAMAN)
- Banyak para pesaing yang berdatangan
- Meningkatnya harga bahan mentah
- Banyak konsumen yang sudah mulai bosan
- Belum ada cabang yang terbesar di kota-kota kecil
- Banyaknya kompetitor yang gencar beriklan
ANALISIS SMART
SIMPLE : karena perusahaan ini memiliki visi dan misi yang bagus dan memiliki mitra yang terlatih sehingga visi dan misi dapat tercapai dengan sempurna
MEASURABLE : karena perusahaan ini memiki perincian mengenai visi dan misi yang jelas dan dapat diukur sehingga visi dan misi dapat tercapai
APLLICABLE : karena perusahaan ini dapat dikatakan sukses karena mampu membuktikan dengan berkembangnya perusahaan secara cepat dan berhasil memunculkan produk-produk baru dan memperbanyak franchise di seluruh indonesia
RELIABLE : Kebab memiliki mitra usaha kuliner yang banyak dan tentunya dengan mayoritas masyarakat indonesia yang gemar kuliner akan membuat bisnis kuliner kian menggairahkan dan pelanggan akan terlayani dengan maksimal

TIMEABLE : dengan kemampuan, pengalaman dan hasil yang ditunjukkan oleh perusahaan maka akan sangat optimistis tujuan dan sasaran perusahaan akan bisa tercapai dengan sempurna

Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui kekuatan ( strenght )
Faktor strategis
nilai
bobot
rating
Skor
Beragamnya item menu yang tersedia
4
0.30
3
0.9
Lokasi penjualan yang strategis
3
0.23
3
0.69
Cita rasa yang khas timur tengah dengan harga kaki lima
3
0.23
3
0.69
Tampilan outlet yang lebih modern dan lebih bersih
3
0.23
4
0.92
Total
13
0.99
9
3.2
Ukuran pembobotan                                                                                       ukuran rating kekuatan :
1 = sedikit penting                                                                                          1 = sedikit kuat
2 = agak penting                                                                                             2 = agak kuat
3 = penting                                                                                                      3 = kuat
4 = sangat penting                                                                                          4 = sangat kuat

Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui kelemahan ( weakness )
Faktor strategis
nilai
Bobot
rating
Skor
Kurangnya promosi
3
0.3
-2
-0.6
Kedisiplinan karyawan dalam melayani pembeli
3
0.3
-3
-0.9
Tidak adanya inovasi dari produk
2
0.2
-3
-0.6
Belum adanya surat ijin resmi untuk mendirikan outlet
2
0.2
-3
-0.6
Produk yang dipasarkan memiliki jangka kadaluwarsa yang pendek
2
0.2
-1
-0.2
Total
12
1.2
-12
-2.9
Ukuran pembobotan                                                                                       ukuran rating kelemahan :
1 = sedikit penting                                                                                          1 = sedikit lemah
2 = agak penting                                                                                             2 = agak lemah
3 = penting                                                                                                      3 = lemah
4 = sangat penting                                                                                          4 = sangat lemah

Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui peluang ( opportunity )
Faktor strategis
nilai
Bobot
rating
Skor
Target pasar yang masih terbuka lebar
4
0.3
3
0.9
Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
3
0.23
4
0.92
Promosi yang luas menjangkau semua kalangan
3
0.23
3
0.9
Belum banyak pesaing yang menggeluti bidang makanan ini
3
0.23
3
0.9
Total
13
0.99
13
3.26
Ukuran pembobotan                                                                                       ukuran rating peluang :
1 = sedikit penting                                                                              1 = sedikit berpeluang
2 = agak penting                                                                                 2 = agak berpeluang
3 = penting                                                                                          3 = berpeluang
4 = sangat penting                                                                              4 = sangat berpeluang

Kuesioner internal factor analysis strategi untuk mengetahui ancaman ( threath )
Faktor strategis
nilai
bobot
rating
Skor
Banyak pesaing yang bermunculan
4
0.3
-3
-0.9
Tingginya harga barang mentah
3
0.23
-3
-0.69
Konsumen yang sudah mulai bosan
3
0.23
-2
-0.46
Belum adanya cabang yang tersebar di pelosok kota kecil
3
0.23
-2
-0.46
Total
13
0.99
10
-2.51
Ukuran pembobotan                                                                                       ukuran rating ancaman :
1 = sedikit penting                                                                              1 = sedikit mengancam
2 = agak penting                                                                                 2 = agak mengancam
3 = penting                                                                                          3 = mengancam
4 = sangat penting                                                                              4 = sangat mengancam


ANALISIS MATRIK SWOT

      Berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari análisis internal dan eksternal pada Tabel seperti dituliskan di atas,  hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut:
      Skor Total Kekuatan = 3.2
      Skor Total Kelemahan = -2.9
      Skor Total Peluang = 3.26
      Skor Total Ancaman = -2.51

      Berpijak dari skor total ini, maka penentuan posisi PT KEBAB TURKI BABA RAFI dapat digambar sebagai Matrik SWOT yang dapat dilihat pada Gambar dibawah.
      Untuk mencari koordinatnya, dapat dicari dengan cara sebagai berikut:
      Koordinat Analisis  Internal Faktor Strategis
      (Skor  total Kekuatan + Skor Total Kelemahan) =
     (3.2+(-2.9) = 0.3
      Koordinat Analisis Eksternal Faktor Strategis
      (Skor total Peluang + Skor Total Ancaman) =
      ( 3.26 +(-2.51) = 0.75
       Jadi titik koordinatnya terletak pada (0.3 , 0.75)










DIAGRAM SWOT
T
O
 
                                                                                                                        ( 0,3 ; 0,75 ) 
         0,7
          0,6
          0,5
                            III                                                       0,4                                 I
                      STABILITY                                              0,3                                EXPANSION
            Mendukung strategi                                     0,2                                mendukung strategi
W
S
Rasionalisasi                                                               0,1                                   ofensif
                                                                                                                     
                                               0,1    0,2    0,3    0,4    0,5

                          IV                                                                                                                II
              RETRENCHMENT                                                                                     COMBINATION
           Mendukung strategi                                                                              mendukung strategi
                    Defensif                                                                                                 diversifikasi








Setelah diketahui titik pertemuan diagonal-diagonal tersebut (x), maka posisi unit usaha diketahui pada kuadran 1 namun namun cenderung dekat pada kuadran IV sehingga perlu diadakan penyempurnaan analisis dengan menghitung luasan wilayah pada tiap-tiap  kuadran.  Hasil perhitungan dari masing-masing kuadran dapat digambarkan pada tabel berikut ini.
kuadran
Posisi titik
Luas matrik
rangking
Prioritas strategi
I (SO)
( 3,2 ; 3,26 )
10,432
1
Growth
II (ST)
( 3,2 ; -2,51 )
-8,032
3
Kombinasi
III (WO)
( -2,9 ; 3,26 )
-9,454
2
Stabilitas
IV (WT)
( -2,9 ; -2,51 )
7,279
4
Penciutan

Program-program atau strategi yang dapat direncanakan untuk pengembangan institusi



Kondisi internal



Kekuatan
( strenght )
Kelemahan
( weakness )


Kekuatan 1
0,92
Tampilan outlet yang lebih modern dan lebih bersih
Kelemhan 1
-0,9
Kedisiplinan karyawan dalam melayani pembeli
Kondisi exsternal
Peluang
( opportunity)
Peluang 1
0,92
Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
Memberikan kemudahan dan pelayanan prima kepada pelanggan
Menjadikan perusahaan jaringan waralaba lebih meluas lagi dan lebih ramah pelayanannya kepada masyarakat
Ancaman
( threat )
Ancaman 1
-0,9
Banyak pesaing yang bermunculan
Lain tempat lain pula desain outlet dan pelanggan ataupun para pesaingnya
Bekerjasama atau bermitra dengan perusahaan yang mempunyai jaringan waralaba yang luas


MATRIKS STRATEGI UMUM
Matrik Strategi Umum

  

Pertumbuhan Pasar Tinggi
 

1.      Peng.Pasar                               1. Peng. Pasar                                     
2.      Penet.Pasar                              2. Penet. Pasar
3.      Peng.Produk                           3. Peng.Produk
4.      Integrasi horizontal                 4. Integrasi kedepan
5.      Penciutan bisnis                      5. Integrasi kebelakang
6.     
Persaingan Lemah
Persaingan Kuat
Pengurangan                           6. Integrasi horisontal
7, Diversifi.Konsentrik
 

1.      Penciutan bisnis                      1. Divers.Konsentrik
2.      Likuidasi                                 2. Diversi.Horisontal
3.      Divers.Konsentrik                   3. Diversi Konglomerasi
4.      Diversi.Horisontal                   4. Usaha Patungan
5.      Diversi Konglomerasi             5. Outsourching
6.      Pengurangan                           6. Benchmarking

   Pertumbuhan Pasar Rendah




Variasi Strategi
Strategi Manajer Perusahaan dan Kaitannya dengan Kuadran I
Pada kuadran I (SO Strategi) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk mendapat keuntungan semaksimal mungkin.

Strategi Diversifikasi Konsentrasi (Consentric Diversification Strategy)
Strategi ini dijalankan dengan menambah produk baru yg masih terkait dengan produk yg ada saat ini dan memiliki keterkaitan dalam kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun jaringan pemasaran yg sama. Mengembangkan inovasi varian produk misalnya, dengan menambahkan varian lini pembayaran menggunakan aplikasi pembayaran digital seperti gopay
Strategi yang digunakan :
a.       Memanfaatkan peluang kedepan yakni alat pembayaran akan berevolusi menjadi serba digital
b.      Perusahaan memiliki jaringan mitra yang besar
c.       Menggunakan kampanye aplikasi karya anak bangsa
d.      Menempatkan harga produk relatif dapat dijangkau oleh masyarakat luas

Keterkaitan dengan Kuadran I (SO Strategi) :
Dengan adanya label aplikasi karya anak bangsa sebagai kekuatan inti perusahaan dalam melakukan promosi diharapkan gojek menjadi pemimpin pasar ride sharing di indoneia maupun di asean


Strategi Manajer Perusahaan dan kaitannya dengan kuadran II
Pada kuadran II (WO Strategi) strategi umum yang di lakukan oleh perusahaan adalah dengan menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.

Penetrasi Pasar (Market Penetration)
Strategi ini dijalankan untuk meningkatkan market share dari produk yang ada saat ini pada pasar yang ada saat ini melalui usaha-usaha promosi yang lebih gencar.
Melakukan R&D untuk mengembangkan dan memperkuat sistem untuk memperluas market share dan membangun kepercayaan konsumen
Strategi yang digunakan :
a.       Meningkatkan anggaran iklan
b.      Meningkatkan anggaran R&D
c.       Memperbanyak sponsorship film

Keterkaitan dengan Kuadran II :
Dengan melakukan R&D di harapkan sistem Kebab Turki Baba Rafi semakin handal dan terpercaya sehingga pembelinya semakin banyak sehingga bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat



          

Strategi Perusahaan dan Kaitannya dengan Kuadran III
Pada kuadran III (ST Strategi) strategi umumnya yang dilakukan oleh perusahaan dengan menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.

Strategi Integrasi Horizontal
Strategi ini mengarah pada strategi untuk meningkatkan kendali atas perusahaan pesaing.
Menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
Strategi yang dilakukan:
a.       Menawarkan harga yang bersaing, misalnya pemberian diskon untuk pembelian pertama awal buka sampai jam diskon selesai
b.      Memberikan insentif kepada pelanggan untuk pembelian tertentu misalnya
c.       Meningkatkan/mengembangkan penawaran sehingga tidak ada gangguan pada produk sehingga pelanggan nyaman ketika pesan

Keterkaitan dengan kuadran III (ST Strategi) :
Dengan menjaga hubungan baik dengan pelanggan diharapkan PT Kebab Turki Baba Rafi mendapatkan posisi khusus di masyarakat sebagai pilihan utama ketika perut lapar, istri/pacar ngidam, camilan dll. Hubungan baik dengan pelanggan juga bisa menjadi sarana bagi perusahaan untuk mempertahankan pangsa pasar dalam persaingan ketat di bidang industri kreatif ride sharing

Strategi Prusahaan dan Kaitannya dengan Kuadran IV
Pada kuadran IV (WT Strategi) strategi umum yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi  setiap ancaman.

Pengurangan (Retrechment)
Penghematan dengan mengurangi unit produk yang kurang diminati oleh konsumen dan fokus terhadap pengembangan produk.
Strategi yang dilakukan:
a.       Fokus pada produk yang diminati oleh konsumen
b.      Terus mengembangkan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat

Keterkaitan dengan kuadran IV (WT Strategi):
Dengan berfokus pada produk yang diminati konsumen, perusahaan dapat menggunakan dana yang ada untuk mengembangkan produk dengan inovasi-inovasi terbaru yang diharapkan dan dapat membuka peluang yang lebih besar untuk pengembangan produk Kebab Turki Baba Rafi

 

Strategi Bisnis Unit (Diferensiasi)
Strategi Bisnis Unit (SBU)
Strategi Bisnis Unit (SBU) yang diterapkan menciptakan produk baru yang unik dengan harga terjangkau.

Strategi Bisnis Unit menerapkan strategi diversifikasi konsentris. Yaitu strategi yang dilakukan dengan menambah produk baru yang masih terkait dengan produk yang saat ini dan memiliki keterkaitan dalam kesamaan teknologi, pemanfaatan fasilitas bersama, ataupun jaringan pemasaran yang sama.
Contohnya :
Menciptakan produk lini baru seperti Black Kebab (kebab hitam) yang memilki kualifikasi:
·         Rasa baru dan berbeda dengan kebab yang biasa
·         Hanya tersedia di otlet-otlet tertentu seperti container kebab
·         Lebih praktis pakai aplikasi gojek supaya tidak perlu jauh-jauh pergi ke container kebab
·         Menyediakan promo

              
Ø  Menciptakan produk berupa jasa yang menawarkan berbagai macam lini
Ø  Strategi bisnis unit menciptakan diferensiasi melalui label karya anak bangsa
Ø  Strategi ini digunakan karena perusahaan memiliki:
-          Keterampilan dan Sumber daya Umum yang di perlukan
§  Jaringan mitra yang luas
§  SDM bidang IT yang mumpuni dan sudah teruji
§  Peralatan riset dan pengembangan modern untuk mengembangkan inovasi
§  Pembagian divisi kerja yang jelas untuk kemudahan koordinasi dan integritas.
-          Persyaratan Organisasi Umum
§  Koordinasi yang kuat antara fungsi-fungsi dalam riset dan pengembangan produk, dan pemasaran.
§  Pengukuran dan insentif yang subyektif.
§  Kemampuan menarik tenaga yang kreatif.
Analisa Value Chain Diferensiasi
Adanya kesesuaian antara kemampuan perusahaan untuk menciptakan keunikan yg sesuai dg permintaan para pelanggan. Ada empat tahap :
1.      Menciptakan sebuah analisa rantai nilai
·         Tingkat kebutuhan pelanggan yang berbagai macam selera
·         Menyediakan produk berupa jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen yang aman, fleksibel dengan harga terjangkau
·         Dibuat rantai nilai yg terpisah untuk setiap kelompok pelanggan
1.      Menciptakan produk berupa jasa yang SDM/developernya berasal dari indonesia
2.      Menciptakan berbagai varian lini jasa
    


 2. Identifikasi faktor penentu diferensiasi
Text Box: SUPPORT ACTIVITY Isosceles Triangle: MARGINFirm Iinfrastructure
(Internal Audit, Staf Finance, PPIC, Legal Service)
Human Resource Management
(Tes tulis amasal, HRD, Diklat)
Technology
(ARD & Desain, Produk Development, R&D)
Procurement
(Purchasing)
Inbound Logistic
Gudang penyimpanan bahan baku,supplier barang dagang (termasuk kemasan), quality control materials (dari mitra)
Operations
SDM IT, Tenaga Produksi/mitra, quality control product /mitra
Outbond Logistic Distributor, branch controller, packaging, produk display
Marketing and sales
Iklan, sponsor film, website resmi, outlet
Service
Pelayanan yang baik
PRIMARY ACTIVITY
VALUE CHAIN PT KEBAB TURKI BABA RAFI

Analisa value chain diatas :
Inbound Logistic:
§  Penerimaan bahan baku : Bahan baku diterima oleh gudang. Bahan baku diberi kode, dan diinput di database persediaan untuk memudahkan kontrol jumlah persediaan yang tersedia, persediaan yang habis, dan persediaan yang baru ditambah (dari mitra supplier)
§  Pengendalian kualitas : Pengendalian kualitas dilakukan oleh departemen Quality Control Materials. Departemen ini bertugas memastikan sistem berjalan sesuai standar yang ditetapkan oleh perusahaan.
Operations
§  SDM IT : Dilakukan oleh tenaga ahli yang memiliki kualifikasi dibidang IT untuk memastikan kelancaran operasi tiap outlet.
§  Proses produksi : Dilakukan oleh tenaga produksi yang mengolah bahan baku sedemikian rupa hingga menjadi produk jadi yang siap dipasarkan. Proses produksi ini meliputi beberapa aktivitas seperti: penakaran, pencampuran, dan pengemasan. Setelah dikemas, jumlah produk jadi tersebut diinput.(mitra supplier)
§  Pengendalian produk : Pengendalian produk dilakukan oleh Departemen Quality Control Product. Departemen ini bertugas memastikan bahwa jalannya sistem kebab turki sesuai dengan standar kualitas yang sudah ditetapkan oleh perusahaaan.
Outbond Logistic
§  Packaging : Pengemasan produk dengan karton-karton dan siap untuk di distribusikan ke pasar.
§  Distributor : Barang yang sudah di packaging, siap didistribusikan ke berbagai DC (Distribution Centre) yang tersebar.
§  Branch Controller : Bagian ini memegang kendali pada tiap outlet yang tersebar di wilayahnya. Ini mempermudah kontrol terhadap jumlah produk yang dipasarkan dan memantau jumlah produk yang tersebar.
Marketing and Sales
Untuk mempromosikan jasanya, KEBAB TURKI BABA RAFI sudah melakukan banyak cara seperti: iklan, sponsor film, , dll), website resmi. Berbagai promosi ini dilakukan KEBAB TURKI BABA RAFI untuk meyakinkan konsumen bahwa tiap jasa yang ditawarkan oleh PT.KEBAB memiliki keamanan yang tinggi, fleksibel dan tarif yang terjangkau. Kebab turki terus melakukan berbagai upaya seperti mensponsori amal, CSR, dan kampanye untuk mempromosikan jasanya.
Dari analisa diatas, gojek mampu menciptakan solusi berbagai  kebutuhan dengan tingkat keamanan yang tinggi,fleksibel dan tarif  terjangkau. Label ini yang menjadi faktor penentu diferensiasi jasa Kebab yang tidak dimiliki oleh penyedia jasa yang sejenis.
3. Penentu faktor-faktor kunci
§  Memiliki banyak mitra yang berbeda lini seperti mitra supplier, customer maupun mitra toko seperti alfamart/indomaret
§  Memiliki tenaga ahli dibidang IT
§  Memiliki para mitra yang loyal dan sejalan dengan visi, dan misi perusahaan
4. Keterkaitan antara value chain perusahaan dan pelanggan
Menciptakan nilai bagi pelanggan meliputi :
§  Pelanggan mendapatkan jasa antar barang, cathering, event-event di tempat keramaian dan jasa-jasa lainnya
§  Pelanggan mendapatkan keuntungan dengan promo yang diberikan Kebab turki    
Program KEBAB
GOAL
Kami berusaha untuk menjadi bisnis waralaba perusahaan Kebab Nasional Pertama dengan sistem franchise dan jumlah gerai terbanyak di Indonesia.
STRATEGI
Menciptakan berbagai lini jasa untuk memberikan berbagai solusi untuk menyelesaikan berbagai macam masalah kepada pelanggan dengan harga yang terjangkau 
 
                                                                                                                                                                        

TAKTIK 1
PENETRASI PASAR
TAKTIK 2
PENETRASI PRODUK
 

Promotion
1. Sponsor film
2. kampaye produk
3. iklan/ banner
Distribution
Proses distribusi menurut ditribution centre (DC) untuk memper mudah koordinasi sistem untuk kenyamanan pembelian
Price
Harga terjangkau
People
1. Loyal
2. Ahli di bidangnya
Place
1.      Pelayanan
2.      Fasilitas yg disediakan perusahaan
jasa
1. aman
2. fleksibel
3. care
                                                       


Analisa Persaingan Pesaing Utama
Tabel Analisa Pesaingan jasa ride sharing (PT KEBAB TURKI BABA RAFI)
4P
KEBAB TURKI
KEBAB KINGS
Keterangan
Action Plan
PRODUCT
       Unggul

Karena memiliki berbagai lini jasa
Melakukan inovasi secara terus menerus
PRICE

Unggul
Pesaing lebih unggul dalam segi harga dalam hal ini kebab kings banting harga/melakukan promo besar-besaran
Untuk harga memang lebih mahal namun tetap mengedepankan kualitas
PLACE
Unggul

Mitra supplier lebih beragam dibanding pesaing
Memperluas jaringan mitra
PROMOTION

Unggul
Kebab kings  melakukan promosi lebih masif di media elektronik maupun cetak
Melakukan promosi yg efektif dan efesien serta ekonomis

 













       
Competitive Advantage
Competitive Advantage
Cost Advantage
Differentiation Advantage
Marketing Advantage
Variable Cost :
Memberikan harga  yang terjangkau terhadap pelanggan
Product Advantage :
Menawarkan produkk yang beragam
Channel Advantage :
Kebab turki bekerja sama dengan banyak mitra yang berbeda-beda lini jasa
Marketing Cost :
Kebab turki mampu memperluas pangsa pasarnya ditengah ketatnya persaingan industri kreatif
Service Advantage :
Kebab turki  memberikan pelayananan yg didukung oleh para ahli yg handal
Sales Force Advantage :
Pangsa pasar meluas hingga sembilan negara
Operating Cost :
Biaya operasi yg dikeluarkan oleh kebab turki cukup besar untuk promosi
Reputation Advantage :
Kebab turki  mempunyai reputasi yang bagus di bidang industri kreatif
Brand Awareness :
Kebab turki mampu manarik perhatian konsumen dengan menawarkan berbagai macam produk  untuk solusi memecahkan permasalahan dengan tetap memberikan keamanan,fleksibilitas dan harga terjangkau

         
Evaluasi Performance / KPI Program Kerja
Evaluasi Perfofmance/KPI Program Kerja Fiesta
No.
Program
Indikator
Ukuran
Target
Capaian
Skor Kinerja
1
Meningkatkan pertumbuhan pelanggan
Profit yg didapat
Persentase
15%
13%
80%
2
Pengembangan inovasi produk baru
Produk yg diminati oleh konsumen
Angka
5 tipe produk utama
3 produl
70%
3
Skor kepuasan pelanggan (dalam skala 1-5)
Respon konsumen terhadap produk
Angka
5
3
60%


Tidak ada komentar:

Posting Komentar